20
Apr
Olah-Oleh, Kumpul-kumpul Jajanan Khas
Mengemas ulang jajanan khas ke dalam gedung shopping mall bukan hal baru. Banyak outlet sudah melakukan. Jajanan khas ala pasar dan jalanan dibungkus lebih manis, disajikan di rak yang anggun, dan kadang memang dimasak dengan tambahan ini-itu. Pokok maunya, membawa nama dan citra yang akrab di telinga masyarakat, tapi meninggalkan keadaan pasar dan jalanan yang tanpa AC juga berdebu.

Olah-Oleh adalah salah sebuah toko yang membawa rasa-rasa khas dari pasar ke shopping mall. Kue-kue kering, aneka keripik, aneka minuman tradisional, cokelat, permen, dan lainnya, dipajang di rak-rak kayu berwarna coklat tua. Cat rak kayu terlihat berkilap, apalagi karena tertimpa lampu. Dan yang berkesan buat saya, adalah kopi.
Bukan kopi sachet dan instant. Olah-Oleh menyediakan berbagai macam merek kopi, yang ‘serius’. Sebut saja merek JJ Royal, Mandheling, Java Dancer, Kopi Aroma Bandoeng, dan lainnya. Hampir setiap merek mengemas kopi dari Aceh, Jawa, Sumatera, Bali, Toraja, Flores, dan sebagainya, dalam bungkus per bungkus. Tentu, per bungkus tidak dijual Rp 10ribuan, melainkan rata-rata Rp 50ribuan.
Saya senang melihat kopi-kopi ini berderet di rak yang mengilap itu. Mereka seperti sedang merayakan sesuatu. Tapi, sayang, peraturan toko mengatakan tidak boleh memotret.

(foto ini berjudul dryfood, diunduh dari www.alunalunindonesia.com)
Olah-Oleh bisa ditemui di Alun Alun Indonesia, tepatnya di dalam gedung Grand Indonesia. Gedung ini adalah shopping mall yang berada di seberang Plaza Indonesia, dan bersebelahan dengan Thamrin City. Kedua tetangga Grand Indonesia itu, juga shopping mall. Mereka akan terlihat dari Bundaran Tugu Selamat Datang (di Jakarta).
Kali lain, jika bertandang ke kawasan Tanjung Duren/Grogol/Jakarta Barat, Anda juga bisa mengunjungi Olah-Oleh di sini. Letaknya menyatu dengan Sogo Departemen Store, di lantai tiga, di dalam gedung Central Park. Central Park adalah shopping mall yang diapit dua shopping mall lain, Mall Taman Anggrek dan Citraland Mall.** (rf)